
Indonesia mencetak kenaikan ekspor sebesar 11,29% YoY pada Juni 2025 menjadi USD 23,44 miliar, melampaui estimasi ekonom. Ekspor ke Amerika Serikat, khususnya non-migas, meroket 33,5% YoY, didorong oleh produk seperti alat elektronik, tekstil, palm oil, dan perhiasan emas.
Impor pada saat yang bersamaan tumbuh 4,28% YoY menjadi USD 19,33 miliar, menghasilkan surplus perdagangan USD 4,11 miliar, lebih tinggi dari estimasi USD 3,45 miliar—meski sedikit turun dibanding surplus Mei.
Perdagangan non-migas juga mengalami tren positif, meski terjadi penurunan sementara di sektor migas.
